INDRAMAYU, Kompas.sbs – Warga Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, menunjukkan kepeduliannya terhadap keamanan lingkungan dengan memasang spanduk penolakan terhadap aksi tawuran, geng motor, begal, dan kejahatan jalanan lainnya, Sabtu (31/10/2026).
Spanduk tersebut dipasang di kawasan Kantor Desa Kaplongan sebagai bentuk seruan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dalam spanduk itu tertulis pesan “Kami Warga Kaplongan Menolak Keras Aksi Tawuran dan Geng Motor”, disertai imbauan serta informasi mengenai ketentuan hukum yang berkaitan dengan tindak kekerasan.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Polsek Kedokanbunder Polres Indramayu Polda Jabar. Personel kepolisian hadir mendampingi warga sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan wilayah.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Kedokanbunder Ipda Kartono mengatakan, sikap warga Desa Kaplongan menunjukkan adanya kepedulian masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurut Ipda Kartono, penolakan terhadap tawuran, geng motor, dan aksi begal menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman.
Ia mengapresiasi keterlibatan warga yang secara terbuka menyampaikan penolakan terhadap tindakan kekerasan dan perilaku yang dapat meresahkan masyarakat.
Kapolsek menilai, upaya mencegah kejahatan tidak cukup hanya mengandalkan patroli maupun penegakan hukum oleh kepolisian. Dukungan masyarakat juga diperlukan, terutama dalam meningkatkan kepedulian terhadap situasi di lingkungan masing-masing.
Melalui pemasangan spanduk tersebut, warga diharapkan semakin memahami pentingnya mencegah aksi kekerasan, khususnya yang melibatkan kelompok remaja.
Ipda Kartono juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terlibat tawuran maupun bergabung dengan kelompok geng motor.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara keluarga, masyarakat, dan kepolisian dapat membantu mencegah berbagai persoalan sebelum berkembang menjadi tindak kejahatan.
Kegiatan warga Desa Kaplongan ini sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan partisipasi warga sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ipda Kartono berharap kepedulian tersebut dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya di wilayah Kecamatan Kedokanbunder.
Ia juga mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya rencana tawuran, aktivitas geng motor, maupun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
( Saimin )

