Top 5 This Week

Related Posts

Wakil Bupati Subang Hadiri Bulan Inklusi Keuangan 2026 Dorong Perluas Akses Keuangan Masyarakat

*HADIRI PUNCAK BULAN INKLUSI KEUANGAN 2026, KANG AKUR DORONG PERLUASAN AKSES KEUANGAN MASYARAKAT*

*KOTA BANDUNG* – Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menghadiri acara Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Fin Expo 2026 bertema “Inklusi Keuangan Cerdas Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan tersebut berlangsung di Atrium Trans Studio Bandung, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal yang aman, mudah dijangkau, dan terjangkau.

Melalui sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan terus didorong guna mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap praktik pembiayaan informal yang berisiko.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan OJK, Dicky Kartikoyono, menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan dari industri jasa keuangan memiliki peran penting dalam membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.

Namun, seiring berkembangnya layanan dan aplikasi keuangan digital, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko yang menyertainya.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat juga telah menjangkau kalangan anak-anak dan generasi muda. Oleh karena itu, edukasi dan literasi keuangan perlu dilakukan melalui pendekatan yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga pemahaman terhadap manfaat serta risiko layanan keuangan digital dapat ditingkatkan.

Ia menegaskan bahwa Bulan Inklusi Keuangan (BIK) merupakan momentum strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan.

Selain itu, pelaku industri jasa keuangan diharapkan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses keuangan, serta memperkuat perlindungan konsumen.

Usai kegiatan, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur, menyampaikan bahwa puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya akses terhadap layanan keuangan formal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat Subang tidak hanya mengenal produk dan layanan keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Kang Akur.

Lebih lanjut, Kang Akur menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang terus mendorong penguatan sinergi dengan OJK, perbankan, lembaga jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi tersebut, kami berharap akses masyarakat terhadap layanan keuangan semakin luas, mudah, dan merata, termasuk bagi masyarakat di wilayah perdesaan serta kelompok yang selama ini belum terlayani secara optimal,” lanjutnya.

Ia berharap penguatan literasi dan inklusi keuangan dapat mendorong masyarakat agar semakin cermat dalam memilih produk keuangan, memahami risiko, serta memanfaatkan layanan keuangan formal sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman Top Ten Warsa Fin Expo 2026 dan sesi foto bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pimpinan OJK Provinsi Jawa Barat, perwakilan Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat, serta perwakilan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) se-Jawa Barat.

Reporter Kompas SBS Subang:
D.Jekiw.

Popular Articles