Top 5 This Week

Related Posts

Festival Fronteira 2026 di Timor-Leste Jadi Momentum Perkuat Rekonsiliasi Indonesia–Timor Leste

KOMPAS.SBS, DILI – Penyelenggaraan Festival Fronteira 2026 di Com, Timor-Leste, menjadi momentum penting dalam memperkuat rekonsiliasi dan merawat ingatan kolektif pascakonflik antara Timor-Leste dan Indonesia.

Melalui seminar dan diskusi kelompok terarah bertajuk “Pos-Memóri ruang ketiga / Post-Memory at the Third Space”, para pemangku kepentingan meninjau kembali implementasi delapan poin penting Deklarasi Ambeno demi mewujudkan perdamaian berkelanjutan.

Deklarasi Ambeno yang disepakati pada Oktober 2024 merupakan landasan strategis untuk menyembuhkan trauma sejarah akibat konflik politik periode 1974–1999. Dampak mendalam seperti keberadaan anak yatim, janda, penyandang disabilitas, hingga stigma yang diwariskan ke generasi muda menjadi fokus utama yang ingin diselesaikan.

Festival Fronteira 2026 di Timor-Leste Jadi Momentum Perkuat Rekonsiliasi Indonesia–Timor Leste

Evaluasi Lintas Lembaga dan Kehadiran Delegasi

Diskusi evaluasi ini dihadiri peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia, peneliti Centro Nacional Chega! (CNC) Timor-Leste, serta fasilitator lintas lembaga.

Selain itu, sebanyak 20 delegasi dari Forum Komunikasi Pejuang Timor-Timur (FKPTT) turut hadir aktif dari awal hingga penutupan acara. Kehadiran FKPTT mempertegas peran mereka dalam mengadvokasi rekomendasi Komisi Kebenaran dan Persahabatan (CVA) serta membantu pencarian informasi terkait korban yang hilang selama masa konflik.

Festival Fronteira 2026 di Timor-Leste Jadi Momentum Perkuat Rekonsiliasi Indonesia–Timor Leste

Pendekatan Berbasis Korban dan Kerja Sama Perbatasan

Pembahasan ulang deklarasi ini menekankan pentingnya pendekatan yang berpusat pada korban (victim-centered approach). Hal ini mencakup beberapa poin krusial:

1. Pengungkapan kebenaran yang jujur dan pengakuan kesalahan.

2. Pemulihan kepercayaan di tingkat komunitas perbatasan.

3. Perlindungan anak dan pemuda dari stigma serta diskriminasi.

4. Penyelesaian konflik yang mengombinasikan kedaulatan hukum dan adat istiadat.

Di sisi ekonomi dan regulasi, CNC bersama mitra terus mendorong pengaktifan kembali Senior Official’s Meeting, pembentukan Free Trade Zone di wilayah perbatasan, serta advokasi undang-undang reparasi bagi para korban.

Penutupan Simbolis dengan Tarian Persaudaraan

Rangkaian agenda di Com diakhiri dengan evaluasi bersama dan foto dokumentasi. Pada malam harinya, Festival Fronteira 2026 resmi ditutup oleh Menteri Muda Seni dan Budaya Timor-Leste yang dipimpin langsung Komisi Penyelenggara.

Festival Fronteira 2026 di Timor-Leste Jadi Momentum Perkuat Rekonsiliasi Indonesia–Timor Leste

Sebagai penutup, seluruh partisipan dan delegasi melakukan tarian bersama. Momen ini menjadi simbol komitmen teguh kedua negara dalam menjaga persaudaraan dan merawat perdamaian berkelanjutan di tanah Timor.

Popular Articles