SIMALUNGUN – KOMPAS.RED.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pembagian helm dan cokelat kepada pengendara dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2026. Kegiatan berlangsung di Jalan Umum Pematangsiantar–Asahan, KM IV, Kelurahan Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (28/10/2026), mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata Polri yang profesional, humanis, dan hadir di tengah masyarakat. Pelaksanaannya dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susana, S.H., dan dilaporkan kepada Direktur Lalu Lintas Polda Sumut serta Kapolres Simalungun.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Surat Perintah Kapolres Simalungun Nomor Sprin/986/X/OPS.1.3./2026 tanggal 3 Oktober 2026 tentang pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 di wilayah hukum Polres Simalungun.
Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susana, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mengetahui Operasi Patuh Toba 2026 sedang berlangsung, sehingga kesadaran untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Operasi Patuh Toba 2026 sedang berlangsung. Harapannya, kesadaran masyarakat meningkat sehingga patuh dan taat terhadap peraturan lalu lintas serta disiplin dalam berkendara,” ujar AKP Friska Susana.
Ia mengungkapkan, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pejabat dan personel. Selain dirinya yang juga bertindak sebagai Kasatgas Gakkum, turut hadir Kasub Satgas Turjagwali IPDA Ganda M. Damanik, S.H., Kasub Satgas Gakkum IPDA Yancen Hutabarat, S.H., Kasatgas 2 Preemtif AIPTU H. Bona Sinaga, S.H., serta personel Satlantas Polres Simalungun.
Di lokasi, personel melakukan teguran simpatik kepada para pengendara yang melintas sekaligus mensosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026. Petugas juga memberikan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) serta pendidikan masyarakat (Dikmas) lalu lintas.
“Kami mengimbau pengendara agar senantiasa tertib berlalu lintas, mematuhi peraturan dan marka jalan, tidak ugal-ugalan, serta melengkapi administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK,” tuturnya.
Dalam kegiatan itu, petugas membagikan helm dan cokelat kepada pengendara, baik yang sudah tertib maupun yang belum tertib berlalu lintas. Pendekatan persuasif dan humanis ini dipilih agar pesan keselamatan lebih mudah diterima dan menyentuh kesadaran masyarakat.
“Helm dan cokelat ini bukan sekadar bingkisan, melainkan simbol kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. Kami berharap pengendara semakin sadar bahwa helm adalah pelindung utama saat berkendara,” ungkap AKP Friska Susana.
Menurutnya, pendekatan preemtif dan preventif tetap menjadi prioritas Satlantas Polres Simalungun dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Penegakan hukum, lanjutnya, dilakukan sebagai langkah terakhir, sementara edukasi dan sosialisasi lebih dikedepankan.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Simalungun serta menurunkan risiko kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Gunakan helm, patuhi rambu dan marka jalan, serta jangan berkendara dengan ugal-ugalan,” kata AKP Friska Susana.
Di akhir keterangannya, ia menyampaikan terima kasih atas respons positif pengendara yang melintas dan berharap kesadaran tertib berlalu lintas terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari tertib berlalu lintas demi keselamatan kita semua,” pungkasnya.
( Mulia Saragih )
