Top 5 This Week

Related Posts

Ketua TP PKK Bantaeng Buka Seminar Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

BANTAENG –KOMPAS. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menghadiri sekaligus membuka Seminar Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan/Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bantaeng yang berlangsung di Aula Husni Kamil Manik KPU Kabupaten Bantaeng, Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Remaja Cerdas, Sehat Reproduksi dan Bebas Kekerasan Menuju Generasi Santri Berdaya”.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng menyampaikan bahwa seminar tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan untuk melindungi diri dan lingkungannya dari berbagai bentuk kekerasan.

Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang peran besar para santri dalam perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi penerus yang berilmu, beriman, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Santri hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga perlu dibekali wawasan kesehatan, keterampilan hidup, kecerdasan emosional, serta pemahaman tentang hak dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, terdapat tiga hal utama yang menjadi perhatian bersama. Pertama, pentingnya membangun remaja yang cerdas dan berkarakter.

Kedua, meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja agar mereka mampu menjaga kesehatan diri secara bertanggung jawab. Ketiga, memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PC Fatayat NU Bantaeng dan Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam perlindungan perempuan dan anak serta mendukung pencegahan dan penanganan kasus kekerasan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC Fatayat NU Bantaeng, Ahriana S.; Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan; Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bantaeng, Sangkala Irwan; Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Bantaeng, Aspar Ramli;

Perwakilan Ketua Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YBH PA) Bangkit Kabupaten Bantaeng, A. Muh. Fuad Ikramullah, pengurus harian YBH PA Bangkit, Mutmainah; kepala madrasah MTs Ma’arif Lasepang dan MTs DDI Mattoanging serta Forum Anak Butta Toa Bantaeng.

 

 

Laporan: Suarni Kabiro Bantaeng Sulsel 

Popular Articles